Ferdinand Hutahaean Mengaku Mualaf Tapi di KTP Masih Beragama Kristen

Jakarta – Ferdinand Hutahaean menjelaskan bahwa ia telah berstatus sebagai mualaf sejak tahun 2017. Namun, perpindahan agamanya dikatakannya belum tercacat di Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya.

Hal ini disampaikan Ferdinand dalam sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jalan Bungur Raya, Selasa 15 Februari 2022.

“Terkait identitas KTP saya, masih tercatat sebagai Kristen. Namun sejak 2017 saya sudah jadi mualaf dan menganut agama Islam,” ujar Ferdinand.

Ia juga mengatakan telah menyampaikannya di Bareskrim Polri. Namun, akibat kendala administrasi KTP-nya belum berubah. Ia mengatakan telah menjalani kehidupan sebagai muslim sejak mualaf.

“Di Bareskrim Polri juga saya sudah sampaikan tapi memang secara administrasi KTP saya belum berubah masih ada kendala terkait surat-surat yang belum sehingga KTP belum berubah. Tetapi secara berkehidupan sehari-hari saya sudah menjalani kehidupan sebagai seorang muslim sejak 2017,” tututnya.

Saat ditanyai hakim mengenai tanggal dan bulan ia menjadi mualaf, Ferdinand mengaku tidak mengingatnya dikarenakan memiliki masalah kesehatan saraf.

“Jadi Saudara sejak 2017, tepatnya masih inget nggak tanggal, bulannya?” tanya Hakim.

“Untuk tanggal bulannya saya nggak inget Yang Mulia, karena saya punya masalah sedikit dengan kesehatan saya. Masalah kesehatan saraf, jadi daya ingat saya sekarang ini memang agak pendek jadi tidak bisa mengingat,” jawab Ferdinand.

“Mualaf tahun 2017, tapi tanggal dan bulan saya tidak ingat lagi`, itu kan hari bersejarah dalam hidup saudara, ya harusnya diingat. Tapi nggak apa-apa,” tutup Hakim.

Seperti diketahui, sebelumnya Ferdinand Hutahaean didakwa akibat ujaran kebencian, SARA. Hal ini akibat cuitannya di media sosial yang menyebut `Allahmu lemah`.

Hal ini kemudian menjadi viral di media sosial hingga menimbulkan aksi demonstrasi di Solo pada 7 Januari lalu. Selain itu, tagar berbunyi #TangkapFerdinand dan #TangkapFerdinandHutahaean juga menjadi ramai di media sosial. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Berita Terbaru

Popular Categories