Di sisi lain, menyusul laporan kerusakan pada sejumlah bangunan dan fasilitas publik, BMKG berkoordinasi dengan BNPB, BPBD, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, serta pemerintah daerah di wilayah terdampak.
Evaluasi terhadap bangunan yang mengalami kerusakan juga masih diperlukan, terutama untuk memastikan apakah kerusakan bersifat nonstruktural atau telah berpotensi memengaruhi keamanan struktur bangunan.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, tetapi tidak mengabaikan potensi gempa susulan.
Warga diminta menjauhi bangunan yang mengalami retak, rusak, atau rapuh akibat guncangan sebelumnya hingga dilakukan pemeriksaan oleh pihak berwenang.
“Masyarakat juga diharapkan tidak mudah mempercayai informasi mengenai prediksi waktu dan magnitudo gempa berikutnya yang tidak berasal dari sumber yang resmi,” tegas Nelly.
Masyarakat juga diminta mengikuti prosedur keselamatan, memahami jalur evakuasi, serta memantau perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG, BNPB, dan BPBD. []

