Habib Bahar Smith Jadi Tersangka, Ahmad Sahroni Minta Polri Tak Tebang Pilih

Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mendorong aparat penegak hukum agar berlaku adil dalam perkara Habib Bahar bin Smith dan Husni Alwi Shihab. Dalam pernyataannya, ia meminta kepolisian tidak tebang pilih dalam pengusutan kasus.

Menurut Sahroni, Polri tidak boleh membeda-bedakan dalam menangani perkara, termasuk kasus yang dilaporkan pihak Habib Bahar terhadap Husin Shahab atau Husin Alwi.

“Semua pada prinsipnya sama, semua wajib cepat. Jangan beda-bedakan orang siapa pun. Di mata hukum, semua sama,” kata Ahmad Sahroni kepada wartawan, dikutip Opsi pada Selasa, 4 Januari 2022.

Habib Bahar Smith diketahui tersangkut kasus dugaan ujaran kebencian. Perkara ini, bermula dari ceramahnya mengenai penembakan anggota laskar FPI di KM 50, yang dianggap memprovokasi massa.

Sementara di sisi lain, Habib Bahar Smith juga melaporkan Husin Shahab atau Husin Alwi ke Polres Bogor, atas dugaan penyebaran berita bohong atau hoax.

Dalam pernyataannya, Ahmad Sahroni juga memberikan respon positif kepada polisi karena telah cepat dalam menangani kasus ujaran kebencian yang melibatkan Habib Bahar.

Terlebih pihak kepolisian juga telah menyatakan bahwa bukti-bukti yang diperoleh sudah sangat cukup.

“Tindakan polisi untuk cepat memproses menurut saya sudah tepat. Toh buktinya sudah lengkap dan jelas, buat apa ditunda-tunda lagi?” kata dia.

Kendati begitu, Ahmad Sahroni menilai bahwa pada dasarnya polisi harus cepat dalam menangani setiap kasus.

Sahroni mengatakan bakal mengikuti setiap perkembangan proses penanganan perkara yang menyeret Habib Bahar Smith maupun kasus dugaan penyebaran berita bohong alias hoax dengan terlapor Husin Shihab ini. Meskipun, ia yakin Polri akan profesional menangani perkara tersebut.

Baca juga:  Wakil Komisi III DPR Tolak Usulan Polri di Bawah Kementerian

Baca juga:  Kriminalisasi Ulama Cuma Fitnah, Polri Jangan Ragu Tersangkakan dan Tahan Bahar Smith

“Saya monitor perkembangan kasus tersebut. Saya yakin Polri menyikapi ini dengan profesional, juga transparan,” ujar dia. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

‎Hutan Kalimantan Terbakar, Kenapa Elite di Jakarta Terlambat Peduli?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Transformasi Talas Beneng di Pandeglang, BUMDes Saninten Siapkan Produk Olahan Unggulan

Pandeglang — Talas Beneng yang selama ini menjadi salah...

Pelindo-Pelni Kirim Bantuan Korban Gempa NTT dari Pelabuhan Makassar

Makassar, OPSI.ID - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo...

Takut Diburu Polisi, Wanita Terduga Maling Emas Akhirnya Serahkan Diri

Banda Aceh, OPSI.ID - Seorang wanita berinisial RIF (31),...

Remaja asal Makassar Live Bugil Demi Saweran, Videonya Viral di Medsos

Makassar, OPSI.ID - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang...

Tarif Parkir Jakarta Digodok Rp3.000-Rp60.000 per Jam, Jupiter Nasdem Tegaskan Tolak Kenaikan

‎Jakarta - Besaran tarif parkir di Jakarta tengah menjadi...

KPK Sayangkan Korupsi Masuk Kampus: Penerimaan Mahasiswa Baru Diduga Jadi Lahan Transaksional

Jakarta, Opsi.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan dugaan...

Keluarga Korban Desak Pemprov DKI Bertanggung Jawab atas Tragedi Hammam di Kramat Jati

Jakarta – Keluarga Hammamshidqi Hammammuthi, pelajar Madrasah Aliyah Negeri...

Berita Terbaru

Popular Categories