Nira Nipah Maros Disulap ITB Nobel-UMMA Jadi Gula Semut

“Produk lokal akan sulit berkembang jika hanya mengandalkan kualitas produk. Kemasan, identitas merek, cerita produk, dan cara memasarkannya juga harus diperhatikan agar Gula Semut Nipah memiliki daya saing di pasar,” katanya.

Sementara itu, keterlibatan Dr. Andi Herwati, dari Universitas Muslim Maros memperkuat aspek agroteknologi dan ekonomi pertanian dalam program tersebut.

Kolaborasi lintas perguruan tinggi itu memadukan kepakaran dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan bisnis, pemasaran dan transformasi digital, serta agroteknologi dan ekonomi pertanian.

Program tersebut tidak berhenti pada target terbentuknya produk Gula Semut Nipah. Tim juga menetapkan target peningkatan kemampuan produksi dan manajemen, perluasan jangkauan pasar, serta peningkatan pendapatan mitra minimal 50 persen dibandingkan kondisi awal.

Capaian tersebut akan diukur melalui evaluasi dengan membandingkan kondisi mitra sebelum dan sesudah program.

Dengan demikian, keberhasilan program diharapkan dapat dilihat secara lebih konkret, terutama dari perubahan kemampuan produksi, pengelolaan usaha, akses pasar, dan pendapatan masyarakat.

“Kami ingin program ini meninggalkan kemampuan, bukan hanya meninggalkan peralatan. Kalau masyarakat sudah mampu memproduksi, mengelola usaha, dan memasarkan produknya secara mandiri, di situlah keberlanjutan program bisa benar-benar terlihat,” tuturnya.

Pada akhirnya, pengolahan nira menjadi Gula Semut Nipah menjadi bagian dari upaya membangun model bioekonomi pesisir yang menghubungkan sumber daya lokal, teknologi, kewirausahaan, dan keberlanjutan lingkungan.

Kolaborasi ITB Nobel Indonesia, Universitas Muslim Maros, KTH Nipah Manis Salenrang, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat menjadikan potensi nipah sebagai sumber pendapatan baru sekaligus memperkuat identitas produk lokal Rammang-Rammang.

Dari nira yang sebelumnya mudah rusak, masyarakat kini didorong untuk menghasilkan produk yang lebih terstandar, memiliki nilai tambah, dan berpeluang masuk ke pasar yang lebih luas. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

JUNE Active Studio Bersama JUNI Goods Luncurkan Recreational Athletes Club

Jakarta - Perkembangan kultur olahraga rekreasional di Indonesia kembali...

DLK dan Inhype Pictures Rilis Film Drama Remaja, Yang Disebut Nakal

Jakarta - Industri perfilman tanah air bersiap kedatangan sebuah...

Sembilan Hakim MK Kembali Diadukan ke MKMK soal Putusan Sengketa Ijazah Gibran

JAKARTA, Opsi.ID – Sembilan hakim konstitusi kembali diadukan ke...

Prabowo Akui Ikuti Garis Politik Jokowi, Tegaskan Indonesia Tak Mau Ikut Blok Militer

JAKARTA, Opsi.ID – Presiden Prabowo Subianto mengakui mengikuti garis politik...

LindungiHutan dan Tamara Dai Wujudkan Pelestarian Pesisir Lewat Penanaman Mangrove di PIK

Jakarta - Upaya strategis dalam rangka memperkuat mitigasi abrasi...

Tingkatkan Mutu Pendidikan, 300 Guru di Sidrap Ikuti Pelatihan STEM

Sidrap, OPSI.ID - Yayasan Pendidikan Adiluhung (YPAN) menggelar pelatihan...

16 Pemimpin Geng Motor dan Pelaku Tawuran Akan Dikirim ke SPN Batua Jalani Pembinaan

Makassar, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Inspektur...

Maman Imanulhaq: Mahasiswa Al-Azhar Harus Mendunia Tanpa Kehilangan Akar Kebangsaan

CIREBON — Sebanyak 1.500 calon mahasiswa Universitas Al-Azhar, Kairo,...

Berita Terbaru

Popular Categories