“Sinergi Pelindo dan Pelni menunjukkan bahwa konektivitas laut tidak hanya memiliki fungsi ekonomi, tetapi juga memegang peran strategis dalam misi kemanusiaan,” ujarnya.
Menurut Rinto, langkah tersebut sejalan dengan semangat transformasi dan penguatan kolaborasi BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Cabang Pelni Makassar, Ridwan Mandaliko, mengatakan KM Gunung Dempo menjadi bagian dari dukungan transportasi laut untuk mempercepat distribusi bantuan ke NTT.
“Kami berkoordinasi dengan Pelindo dan seluruh pemangku kepentingan agar bantuan mendapatkan penanganan yang baik serta dapat diangkut dengan aman. Pelni berkomitmen mendukung kelancaran distribusi logistik kemanusiaan melalui jaringan pelayaran nasional,” tuturnya.
Dukungan terhadap proses pengiriman bantuan juga disampaikan Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan KSOP Utama Makassar, Jusmin.
Ia mengatakan pihaknya memastikan proses pemuatan hingga keberangkatan kapal memenuhi ketentuan keselamatan dan keamanan pelayaran.
“Koordinasi seluruh pihak sangat diperlukan agar pengiriman bantuan berjalan tertib, aman, dan lancar. Kami berharap bantuan ini segera sampai dan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa di NTT,” pungkasnya. []


