Laporkan Dudung Abdurachman, Koalisi Ulama Sodorkan Bukti dan Saksi

Jakarta – Koalisi Ulama, Habib dan Pengacara Anti Penodaan Agama ( KUHAP APA) menyerahkan sejumlah alat bukti dan dua orang saksi dalam kasus dugaan penodaan agama yang menjerat KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

Koordinator KUHAP APA, Damai Hari Lubis mengatakan, bukti-bukti antara lain satu buah flashdisk berisi video YouTube podcast milik Deddy Corbuzier dengan durasi lengkap, serta cuplikan video podcast tersebut yang memuat pernyataan “Tuhan bukan orang Arab” dari Dudung Abdurachman.

Selain itu, ada pula 6 berkas pemberitaan di media online terkait objek materi laporan tersebut.

Perkara ini, kata Damai Hari Lubis, sudah naik ke tahap pengembangan seiring diperiksanya klien mereka, A. Syahrudin selaku saksi pelapor kasus ujaran “Tuhan kan bukan orang Arab” yang dilontarkan Dudung.

A. Syahrudin, selesai menjalani berita acara pemeriksaan (BAP) dengan menjawab 40 pertanyaan dalam pemeriksaan yang dimulai pada Rabu pagi, 9 Februari 2022 sekitar pukul 10.00 WIB dan berlangsung hingga malam sekitar pukul 22.00 WIB tersebut.

“Proses pemeriksaan oleh penyidik POMAD pada pembuatan BAP kemarin terhadap pelapor  berjalan lancar, kooperatif dan profesional, serta tidak ada intrik-intrik intimidasi sama sekali, melainkan proporsional,” kata Damai Hari Lubis, dikutip Opsi pada Kamis, 10 Februari 2022.

“Selanjutnya kemarin kami diminta untuk hadirkan 2 orang saksi pelapor yaitu sdr. A. dan H.AA yang direncanakan pembuatan BAP-nya pada hari Jumat, 11 Februari 2022,” tutur dia.

 KSAD Dudung Abdurachman. (Foto: dok. TNI AD)

Diberitakan sebelumnya, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dilaporkan KUHAP APA atas dugaan penodaan agama secara verbal yang dilakukan saat KSAD hadir sebagai bintang tamu di porgram podcast milik Deddy Corbuzier.

Baca juga: Kasus Penodaan Agama Jenderal Dudung Abdurahman Masuk Tahap Pengembangan

Baca juga: Puspomad Usut Kasus Dudung Abdurachman, Koalisi Ulama Apresiasi Andika Perkasa

Ucapan Dudung mengenai “Tuhan kan bukan orang Arab” yang diucapkan di podcast tersebut, dianggap menyakiti hati umat Islam. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Aston Villa Buka Peluang Enam Wakil Premier League di Liga Champions

Jakarta, Opsi.id - Keberhasilan Aston Villa menjuarai UEFA Europa...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Daftar Skuad Piala Dunia 2026 Mulai Bermunculan, Grup B Ini Selengkapnya 

JAKARTA, Opsi.id  – Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 pada...

Ancelotti Tak Menyesal Panggil Neymar yang Cedera 

RIO DE JANEIRO, Opsi.id – Pelatih Timnas Brasil, Carlo...

Lagu Indonesia Timur Makin Mendominasi Spotify, Dosen UPRI Ungkap Rahasianya

Makassar, OPSI.ID - Kehadiran platform musik digital seperti Spotify...

Mohamed Salah Pimpin Skuad Mesir untuk Piala Dunia 2026

KAIRO, Opsi.id  – Tim Nasional Mesir resmi mengumumkan daftar...

Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di Nisel Terkendala, Kades Belum Teken Dokumen

NIAS SELATAN, Opsi.id  – Rencana pembangunan Gedung Koperasi Merah...

HIMAKAHA FK Unhas Dorong Mahasiswa Aktif Mengadvokasi Isu Strategis

Makassar, OPSI.ID - Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran...

PSG Juara Liga Champions Musim 2025/2026 Usai Kalahkan Arsenal di Final

Hungaria, OPSI.ID - Paris Saint-Germain (PSG) keluar sebagai juara...

Saksikan Lewat YouTube, Suhardi Duka Terpukau Penampilan Persimaju Mamuju

Mamuju, OPSI.ID - Persimaju Mamuju mengawali perjalanan di Grup...

Berita Terbaru

Popular Categories