Indonesia Hanya 0,9 Kg Per Orang
Sementara itu, Indonesia menjadi negara dengan konsumsi daging babi terendah di ASEAN, yakni hanya 0,9 kilogram per orang per tahun.
Rendahnya konsumsi daging babi di Indonesia tidak terlepas dari faktor demografi dan budaya.
Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, mayoritas masyarakat Indonesia tidak mengonsumsi daging babi karena alasan agama.
Konsumsi daging babi umumnya terkonsentrasi di daerah-daerah dengan populasi non-Muslim yang cukup besar.
Perbedaan tingkat konsumsi ini menunjukkan bagaimana faktor budaya, agama, tradisi kuliner, serta ketersediaan produk pangan memengaruhi pola makan masyarakat di setiap negara ASEAN.
Baca juga: Dandhy Laksono dengan Pesta Babi yang Memantik Kontroversi
Dengan konsumsi mencapai 38,2 kilogram per kapita per tahun, masyarakat Vietnam mengonsumsi daging babi lebih dari 40 kali lipat dibandingkan rata-rata konsumsi masyarakat Indonesia.
Vietnam merupakan negara dengan dominasi konsumsi daging babi paling tinggi di kawasan Asia Tenggara. []


