Polisi Ungkap Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG di Batam, Korban Rugi Rp400 Juta

Batam – Kepolisian mengungkap dugaan praktik penjualan titik Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam, Kepulauan Riau. Dalam kasus ini, korban mengalami kerugian hingga Rp400 juta.

Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus mengatakan ada dua titik lokasi SPPG yang diduga diperjualbelikan. Lokasi tersebut berada di wilayah Bengkong dan Lubuk Baja, Kota Batam.

Salah satu pihak yang diduga terlibat adalah RDWT (38). Ia merupakan mantan pengurus yayasan SPPG yang telah diberhentikan.

“RDWT diduga menawarkan dan menjual titik-titik SPPG kepada korban,” kata Fadli Agus dalam konferensi pers di Batam, Sabtu, 23 Mei 2026.

Titik Dapur MBG Dijual Rp200 Juta

Polisi menyebut pelaku menawarkan titik dapur SPPG MBG dengan harga Rp200 juta per lokasi. Korban berinisial HH (35) kemudian mentransfer uang sebesar Rp400 juta kepada HM.

Transfer dilakukan melalui dua rekening berbeda. Rinciannya Rp250 juta dan Rp150 juta.

Namun, dapur MBG yang dijanjikan tidak pernah beroperasi. Korban lalu meminta pengembalian dana kepada para pelaku.

“Korban diarahkan kepada RDWT yang berjanji mengembalikan uang pada 2 April 2026. Namun hingga kini dana belum dikembalikan,” ujar Fadli.

Kronologi Dugaan Penjualan Titik SPPG

Kasus ini bermula pada 1 Maret 2026. Saat itu, korban dihubungi seseorang berinisial I yang menawarkan dua titik lokasi SPPG MBG.

Lokasi yang ditawarkan berada di Bengkong dan Lubuk Baja. Korban kemudian berkomunikasi dengan HM (40).

HM mengaku sebagai pengurus Yayasan Gema Solidaritas Nusantara. Ia menawarkan dua lokasi dapur MBG dengan harga Rp200 juta per titik.

Pada 3 Maret 2026, korban dan HM menandatangani kerja sama di kantor notaris Maria Yosefina Neng di Kecamatan Bengkong, Batam.

Setelah penandatanganan, korban mentransfer Rp400 juta ke rekening HM. Namun operasional dapur MBG tidak pernah berjalan.

Polisi menemukan dugaan keterlibatan empat orang dalam kasus ini. Mereka adalah HM (40), RDWT (38), OM (41), dan I (39).

BGN Tegaskan Pengajuan Titik SPPG Gratis

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya, menegaskan pengajuan titik SPPG dilakukan secara online dan gratis.

Menurutnya, seluruh pengajuan dilakukan melalui portal resmi mitra.bgn.go.id. Saat ini pengajuan dapur SPPG ditutup sementara untuk proses validasi penerima manfaat.

“Program ini jangan dikotori oleh oknum yang memanfaatkan penjualan titik verifikasi untuk kepentingan pribadi,” ujar Sony.

Ia menilai praktik tersebut mencoreng program nasional Makan Bergizi Gratis. Program itu digagas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan gizi anak Indonesia.

Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Satreskrim Polresta Barelang telah memeriksa sejumlah saksi. Mereka terdiri dari korban, pihak yayasan, pengurus wilayah yayasan, dan mitra pengelola titik SPPG.

Penyidik juga mengirimkan surat klarifikasi kepada pihak terkait. Langkah itu dilakukan untuk melengkapi proses penyelidikan.

Hasil pendalaman menunjukkan Yayasan Gema Solidaritas Nusantara pernah mengajukan tujuh titik SPPG di Batam. Pengajuan itu dilakukan kepada BGN pada Desember 2025.

Seluruh titik tersebut masih berada dalam tahap verifikasi. Saat ini para pelaku telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

Alala Zahra Bakal Segera Merilis Video Musik Lagu Bundaku Tersayang

Jakarta - Penyanyi muda Alala Zahra melanjutkan langkah seriusnya...

Semangat Hardiknas 2026, Pemkab Nias Selatan Teguhkan Komitmen Pendidikan Bermutu

Nias Selatan, Opsi.id  — Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menggelar...

Lerai Perkelahian, Pemuda di Langkat Tewas Ditikam dan Dipukuli Gerombolan Orang

Langkat, Opsi.id  — Niat baik seorang pemuda di Kabupaten...

eńau Luncurkan Video Musik Lagu Bersamaku Akan Sedikit Susah

Jakarta - Puluhan penggemar berkumpul di sebuah coffee shop...

Black Horses Resmi Rilis Album Ketiga Bertajuk Jahanam

Jakarta - Band rock asal Jakarta, Black Horses, resmi...

Berita Terbaru

Popular Categories